MATA KULIAH KLINIK TANAMAN FAPERTA UNSRI PALEMBANG
Klinik Tanaman
Klinik tanaman merupakan suatu tempat dimana dilaksanakannya suatu pelajaran pada masyarakat yang berhubungan dengan gangguan pada tanaman yang diusahakan, atau bisa juga diartikan sebagai wadah penyaluran.
Tujuan dan fungsi klinik tanaman:
1. Menghadap masalah tanaman sakit atau tanaman yang terserang hama untuk dicari solusi pemecahan
masalahnya, masalah yang diatasi juga tergantung penyebabnya.
2. Memberikan informasi teknologi PHT kepada petani dan lainnya yang bersangkutan
3. Wadah dimana staff pengajar dan mahasiswa untuk menangani permasalahan hama dan penyakit di
lapangan
4. Tempat komunikasi respon baik bagi masyarakat tentang apa yang dialami atau masalah yang dihadapi
oleh petani dan lainnya yang dapat menjadi bahan penelitian dan memperkarya dalam pengajaran dikelas.
Klinik ini bisa dipegang oleh petani, pengusaha, pemerinta ataupun dinas yang terkait.
Kliennya merupakan penyakit tanaman ataupun hama pada tanaman.
Aktivitas klinik tanaman di lapangan:
1. Survei
Pengambilan sampel tanaman
Peralatan yang diperlukan:
a. Guntin
b. cutter/pisau
c. kantong plastik
d. Botol
e. Label
f. Tali rafia
g. karet gelang
h. buku catatan dan pensil
i. gunakan sepatu lapangan dan baju lengan panjang
j. Topi dan sarung tangan
k. Wadah khusus untuk sampel
2. Pengambilan sampel tanaman sakit
a. Penyakit
Ambil tanaman sakit dan tanaman sehat atau bagian tanaman sakit atau yang sehat
b. Hama
Ambil bagian yang terserang hama dan orgasme penyebabnya (larva, pupa, telur dan imago)
3. Mengemas (membungkus sampel tanaman)
masukkan sampel ke dalam kantong plastik ,diberi tisu basah supagi bagian tanamn tersebut tetap segar
tambahkan label (tanggal pengambilan dan umur tanaman serta lokai)dan jenis atau varieatas tanaman
4. Membuat catatan
Kumpulkan informasi tentang gejala ditanaman, perlakuan yangdiberikan (pupuk,pestisida)dosis cara
aplikasi.
5. Bawalah ke laboratorium
Waktu yang diperlukan sesingkat mungkin (kemasan utuh) dalam keadaan yang baik, wadah yang aman
langkah dalam pelayanan di klinik tanaman adalah sebagai berikut :
1. Pengambilan sample
1. Pengambilan sample
Ambil sample yang akan diidentifikasi lanjut
2. Identifikasi
2. Identifikasi
Lakukan identifikasi secara morfologi terlebih dahulu, dan dapatkan hasil pendugaan
3. Isolasi
3. Isolasi
Untuk memastikan benar atau salahnya pendugaan pada identifikasi, lakukan isolasi
4. Reisolasi
5. Permurnian
6. Rekomendasi Pengendalian
4. Reisolasi
5. Permurnian
6. Rekomendasi Pengendalian
Pengambilan keputusan pengendalian apa yang harus dilakukan atau memberikan pilihan pengendalian yang
tepat.
Sumber : Dr.Ir.Chandra Irsan, M.Si.
http://nurhayatisite.blogspot.com/
Sumber : Dr.Ir.Chandra Irsan, M.Si.
http://nurhayatisite.blogspot.com/
Cukup baik, akan lebih baik kalau ditambah sumber pustaka yang lain jadi tidak hanya resume bahan kuliah. Tugas 2 mana?. Silakan isi blognya dengan info2 yang berhubungan erat dengan klinik. ok. Tgas ke 2 mana?
BalasHapusbaik buk sdah saya perbaiki,trimakasih,
BalasHapusmhon saranya ditugas''brikutnya jika terdpat keslhan'', insyallh sya akn sgera meamperbaikiny
Sudah bagus dan ibu berharap blognya ditinggal begitu saja tetap isi dengan entri baru yang berguna untuk kemajuan kita semua walau tidak ada tugas`klinik lagi, okay
BalasHapusaslkm bug tgas identifikasi penyakit cabai sudah sya lampirkan,,trimakasih
BalasHapustolong donk di post info Bio-fitalik yang dari Pak Candra Irsan....
BalasHapusThanks
UMAREKAWARU..
Bravo Pertanian